Dalam rangka mendukung komitmen pemerintah untuk menurunkan gas rumah kaca sebesar 26% dengan upaya sendiri atau sampai 41% dengan dukungan internasional, serta upaya pertumbuhan ekonomi sebesar 7% per tahun, Direktorat Obat Asli Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ikut berpartisipasi pada 4th IndoGreen Forestry Expo 2012 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, 5 s.d. 8 April 2012.

Sebagai negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, Indonesia telah banyak memanfaatkan kekayaan alam termasuk flora yang hidup di hutan sebagai bahan baku obat tradisional. Melalui expo ini, Direktorat Obat Asli Indonesia BPOM mengajak kepada semua pihak, masyarakat dan industri yang memanfaatkan kekayaan hutan sebagai bahan baku obat tradisional agar selalu memperhatikan kelestarian dan keseimbangan alam. Alam telah menyediakan semua yang kita perlukan dalam menjaga kesehatan, karena itu kita wajib untuk menjaga dan melestarikannya.
Pada expo tersebut, selain memberikan berbagai informasi terkini tentang kemanfaatan tanaman obat untuk tujuan kesehatan, Direktorat Obat Asli Indonesia BPOM juga memamerkan berbagai contoh tanaman obat sebagai bahan baku obat tradisional dan membagi-bagikan 200 bibit tanaman obat kepada pengunjung.