Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan penggunaan obat bahan alam oleh masyarakat Indonesia, Direktorat Obat Asli Indonesia telah melaksanakan Pameran Dalam Negeri Tahun 2010. Upaya yang telah dilakukan pada kegiatan tersebut antara lain :
1. Mensosialisasikan serta mempromosikan penggunaan obat bahan alam.
2. Sebagai wahana saling tukar informasi seputar obat bahan alam dengan para stake holder.
3. Memberikan informasi terbaru seputar perkembangan obat bahan alam kepada stake holder dan masyarakat.

Pameran Obat Asli Indonesia Dalam Negeri dilaksanakan di 6 Propinsi yaitu Propinsi Kepulauan Riau di Kota Pekanbaru dalam acara Pekanbaru Expo 2010 yang diselenggarakan oleh PT Produta Promosindo tanggal 18-22 Juni 2010 di Purna MTQ Bandar Serai – Pekanbaru, Propinsi Batam dalam acara Indonesia Creative Industry Expo 2010 yang diselenggarakan oleh PT Aira Mitra Media tanggal 5-8 Agustus 2010 di Mega Mall Batam Centre-Batam, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam acara Invesda Expo 2010 yang diselenggarakan oleh PT Fery Agung Corindotama pada tanggal 13-18 Oktober 2010 di Jogja Expo Centre-Yogyakarta, Propinsi Sumatera Barat di Kota Padang dalam acara Padang Fair 2010 yang diselenggarakan oleh PT Solindo Duta Convex pada tanggal 5-8 November 2010 di GOR H.Agus Salim-Padang, Propinsi Banten dalam acara Banten Expo 2010 yang diselenggarakan oleh PT Produta Promosindo pada tanggal 1-6 Oktober 2010 di lapangan BSD City-Bumi Serpong Damai, Propinsi DKI Jakarta dalam acara Agro dan Food Expo 2010 yang diselenggarakan oleh PT Wahyu Promo Citra pada tanggal 27-30 Mei 2010 di Jakarta Convention Center-Jakarta dan Propinsi DKI Jakarta dalam acara Pameran Inovasi UMKM 2010 yang diselenggarakan oleh PT Fery Agung Corindotama tanggal 8-10 November 2010 di Gedung BPPT II,2nd Floor Jakarta. Penyelenggaraan pameran tersebut juga didampingi oleh petugas dari Balai Besar POM setempat. Jumlah masyarakat yang mengunjungi stand pameran Direktorat Obat Asli Indonesia kurang lebih 6.576 orang.

Disamping itu telah dibagikan kuesioner kepada pengunjung stand pameran Direktorat Obat Asli Indonesia, diantaranya :
– Penggunaan tanaman obat/jamu oleh pengunjung pameran.
– Kemudahan dalam memperoleh tanaman obat/jamu oleh pengunjung pameran di toko/apotik atau meramu sendiri.
– Pendapat pengunjung pameran tentang perlunya mempromosikan tanaman obat/jamu melalui media.
– Pendapat pengunjung pameran tentang perkembangan obat bahan alam dewasa ini.
– Pemahaman pengunjung pameran tentang jamu yang terdaftar di BPOM melalui kemasan produk.