Jamu merupakan obat tradisional berbahan alami dan merupan warisan budaya bangsa Indonesia yang bukti pemanfaatannya dapat dijumpai pada berbagai dokumentasi kuno seperti pada: relief candi, kitab, lontar dan buku kuno lainnya. Jamu telah diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi untuk pengobatan dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.
Dalam rangka meningkatkan minat masyarakat terhadap obat tradisional Indonesia (jamu) yang merupakan warisan budaya sehat bangsa Indonesia, Direktorat Obat Asli Indonesia – Badan POM RI melakukan upaya sosialisasi antara lain dengan mengikuti “Gela Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) Expo dan Awards.”
Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) Expo & Awards 2015 diselenggarakan pada tanggal 30 Juli- 2 Agustus 2015 di Hall B Jakarta Convention Center. Pameran ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Pada kesempatan ini, stand Direktorat Obat Asli Indonesia – Badan POM RI mengambil tema “The power of Obat Asli Indonesia,” menampilkan booth yang memvisualisasikan metamorphosis perkembangan jamu dalam hal: pengolahan, bentuk sediaan sampai manfaat/khasiatnya seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Stand Direktorat Obat Asli Indonesia – Badan POM RI juga menampilkan hal-hal yang memiliki daya tarik serta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pengunjung pameran. Informasi/bahan pameran yang disampaikan oleh stand Direktorat Obat Asli Indonesia – Badan POM RI antara lain:
1. Talk Show tentang JAWARA OKE (Jamu Warisan Budaya Yang Aman dan Oke)
2. Visualisasi perkembangan/metamorphosis pengolahan dan penggunaan jamu mulai dari yang kuno hingga modern.
3. Audio visual tentang kegiatan yang terkait pengembangan dan pengawasan obat tradisional (jamu).
4. Penggunaan aplikasi system informasi obat bahan alam (SIOBA)
5. Informasi keamanan dan manfaat Obat Asli Indonesia (buku, booklet dan leaflet).
6. Photobooth yang bertema Obat Asli Indonesia.
7. Kuis interaktif yang terkait dengan Obat Asli Indonesia.
8. Free drinks beberapa minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan, yaitu: bir pletok dan wedang jahe
9. Pemberian souvenir bibit tanaman obat antara lain: kelor (Moringa oleifera Lam.), biji makasar (Brucea javanica (L.) Merr.), ekor kucing (Acalypha hispida Burm. f.), iler (Coleus scutellarioides (L.) Benth.), saga (Abrus precatorius Linn), sambiloto (Andrographis paniculata Ness), daun ungu (Graptophyllum pictum (Linn) Griff.), lavender (Lavandula spica L.) dan sirsak (Annona muricata L.).

Dalam pameran ini, stand Direktorat Obat Asli Indonesia memperoleh penghargaan sebagai Juara I Stand Terbaik Kategori Kementerian/ Lembaga Pemerintah.