Dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan citra jamu sebagai produk unggulan Indonesia yang aman, berkhasiat dan bermutu serta menanamkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri Direktorat Obat Asli Indonesia melakukan kegiatan KIE kepada masyarakat dengan mengikuti pameran 8th Indogreen Environment & Forestry EXPO 2016 di Jakarta Convention Centre (JCC) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tanggal 26 – 29 Mei 2016. Acara ini diikuti oleh 96 peserta yang terdiri dari UPT Lingkup KLHK, Pemda, K/L, BUMN, Perusahaan Kehutanan dan Pertambangan. Direktorat Obat Asli Indonesia mengusung tema “Taman Kota Berbasis Tanaman Obat” yang dituangkan dalam stand Direktorat Obat Asli Indonesia dengan kegiatan sebagai berikut :

  1. Talkshow “Taman kota berbasis Obat Asli Indonesia” yang diikuti oleh Ibu-Ibu PKK Pondok Karya, Kelompok Senam Jantung Sehat Pasar Baru, PKK Johar Baru, PKK Kebon Jeruk dan PKK Palmerah dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2016. Talkshow  menghadirkan Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI (Ir. Ratna Diah Kurniati, M.Si) sebagai penanggap, Direktur Obat Asli Indonesia (Dra Mauizzati Purba, Apt, M.Kes) sebagai narasumber dengan moderator Kasubdit Bimbingan Industri Obat Asli Indonesia (Meiske Lucie Tumbol, S.Si.,Apt.). Melalui talkshow ini diharapkan :
    • Bagi Ibu-ibu PKK : Ibu yang menjadi tulang punggung dalam menjaga kesehatan keluarga dapat lebih mengenal tanaman obat dan jamu serta menggunakannya untuk memelihara kesehatan keluarganya dan menginformasikan kepada lingkungan sekitarnya.
    • Bagi Pemerintah Daerah DKI : Menjadi masukkan bagi Pemda sehingga ketika membuat taman kota diharapkan memasukkan unsur tanaman obat sebagai bagian dari taman kota. Hal ini dimaksudkan agar taman selain sebagai tempat rekreasi, mempercantik kota, sebagai paru-paru kota juga sebagai sarana edukasi bagi pelajar. Disamping itu juga untuk melestarikan tanaman obat yang merupakan bahan baku jamu, sehingga pada akhirnya turut berperan dalam melestarikan jamu. Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI merespon dengan sangat positif masukan dari Direktorat Obat Asli tersebut.
  2. Edukasi “Aku Cinta Jamu” yang dihadiri oleh siswa SD Tarakanita, SDN Rawasari 01 Pagi, SD Nurul Fitri Tangerang dan SDIT Al Fath Cirendeu yang dilaksanakan setiap hari secara bergantian. Sedari dini anak-anak Indonesia perlu mengenal “Jamu” sehingga nantinya akan tumbuh rasa cinta terhadap jamu yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Anak-anak diharapkan dapat menjadi agent of change bagi lingkungan sekitarnya. “Yuk Jadi Duta Jamu.
  3. Selain itu, dilakukan juga kegiatan informasi dan edukasi lain dalam bentuk yaitu: kuis interaktif, penyebaran informasi seputar obat tradisional (buku dan leaflet) serta fasilitas fotoboth ” I Love Jamu” guna meningkatkan pengetahuan dan rasa cinta jamu; membagikan bibit tanaman obat binahong, daun insulin dan sambung nyawa untuk mendorong gairah menanam tanaman obat (apotek herbal keluarga); menyuguhkan minuman jamu bir pletok dan wedang jahe guna menggalakkan warisan budaya sehat minum jamu; serta memperkenalkan SIOBA (Sistem Informasi Obat Bahan Alam) sebagai sarana informasi online untuk lebih memperkaya wawasan tantang tumbuhan obat.

Atas semua keunggulan tersebut diatas Stand Direktorat Obat Asli Indonesia Badan POM RI mendapatkan penghargaan STAND TERBAIK I Kategori Kementerian/ Lembaga dan BUMN.

“SELAMAT DIREKTORAT OBAT ASLI INDONESIA, MAJU TERUS UNTUK BADAN POM YANG LEBIH BAIK”