Dalam rangka mendukung pelestarian dan pemanfaatan hutan yang menjadi salah satu sumber tanaman obat; Badan POM mengikuti The 9th IndoGreen Environment Forestry Expo, yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta dari tanggal 13-16 April 2017. Keikutsertaan Badan POM pada acara ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman, bertujuan untuk mendekatkan Badan POM ke masyarakat sehingga masyarakat memahami tugas dan fungsi Badan POM dalam kerangka pengawasan untuk melindungi masyarakat dari Obat dan Makanan yang tidak memenuhi syarat; secara khusus mempromosikan Obat Asli Indonesia (JAMU).

Pameran ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bapak Bambang Hendroyono. Pameran Indogreen kali ini diikuti oleh 98 peserta dengan 122 stand yang diisi oleh lembaga pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha bidang kehutanan, BUMN, dan lembaga-lembaga non pemerintah.

Kali ini Direktorat Obat Asli Indonesia mengusung tema “Save Forest, Save Medicinal Plant and Get Healthy”, dituangkan dalam stand Direktorat Obat Asli Indonesia dengan kegiatan sebagai berikut :

  1. Area Edukasi

Tiap hari secara bergantian dilakukan edukasi kepada murid-murid dari empat SD di wilayah DKI Jakarta tentang “Aku Cinta Jamu”. Pada area nii juga disediakan permainan “Engklek” yang ternyata sangat diminati bukan saja oleh anak-anak tapi oleh orang dewasa. Sedari dini anak-anak Indonesia perlu mengenal “Jamu” sehingga nantinya akan tumbuh rasa cinta terhadap jamu yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia.  Anak-anak diharapkan dapat menjadi agent of change bagi lingkungan sekitarnya

  1. Area Games dan Kuis Interaktif

Disediakan permainan dengan pertanyaan seputar tanaman obat

  1. Area Cafe Jamu dan Layanan SIOBA

Disini disediakan minuman tradisional Indonesia yakni Bir Pletok dan Wedang jahe secara gratis.  Layanan seputar informasi obat bahan alam juga disediakan dalam bentuk database SIOBA (sistem informasi obat bahan alam), pada kesempatan ini layanan ini telah dimanfaatkan oleh 500 orang selama pameran.

  1. Area Photobooth

Dengan latar belakang hutan, pengunjung pameran diberi kesempatan untuk berfoto gratis.

Dalam rangka mengajak masyarakat untuk menanam; kepada pengunjung stand Badan POM juga diberikan tanaman obat antara lain, tanaman Cabe, Mahkota Dewa, Jahe, Salam, dan Kumis Kucing.

Selain itu juga dilaksanakan talkshow “Cerdas Memilih Produk Obat Tradisional” yang diikuti oleh Kelompok Ibu-Ibu Komunitas dilaksanakan pada tanggal 15 April 2017.  Peserta Talkshow adalah Ibu sebagai sosok yang menjaga kesehatan keluarga dan diharapkan cerdas memilih produk obat tradisional. Pada talkshow ini kami mengundang Pakar Herbal (dr Inggrid Tania, M.Si, Herb) sebagai penanggap, Direktur Obat Asli Indonesia (Dra Frida Tri Hadiati, Apt) sebagai narasumber dan di moderator oleh Kasubdit Bimbingan Industri Obat Asli Indonesia (Meiske Lucie Tumbol, S.Si Apt).

Pada hari terakhir, stand pameran ditinjau oleh Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Jumlah pengunjung stand Badan POM pada pameran ini tercatat sebanyak 1780 orang.

20170416_174748  image (1)