Informasi Umum Tumbuhan Obat

Nama Latin

Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng.
 

Nama Indonesia

Bangun-bangun

Suku

Lamiaceae

Sinonim

 Coleus amboinicus Lour.

Deskripsi

Tumbuhan berhabitus terna, bau sangat aromatis, batang bulat, tumbuh merayap naik, tegak, berambut, warna hijau keputihan; rasa agak pedas, agak asam, getir, membuat rasa tebal di lidah. Daun tunggal, mudah patah, berwarna hijau, berbentuk bulat telur, kadang-kadang agak membulat, ukuran helaian daun panjang 3,5-6 cm, lebar 2,5-5 cm, tepi daun beringgit atau berombak, ujung tumpul, panjang tangkai daun 1,5-3 cm, tulang daun menyirip. Dalam keadaan segar helaian daun tebal, sangat berdaging dan berair, tulang daun bercabang-cabang dan menonjol sehingga membentuk bangunan menyerupai jala, permukaan atas berbingkul-bingkul, berwarna hijau muda, permukaan atas dan permukaan bawah berambut halus berwarna putih, jarang ditemukan bunga.

Status Kelangkaan

Belum Dievaluasi

Toksisitas Akut

Uji toksisitas akut menggunakan pedoman OECD-420 terhadap ekstrak metanol daun bangun-bangun pada mencit Balb C jantan dan betina (n=10) dosis sampai 2.000 mg/kg BB peroral tidak menunjukkan adanya kematian dan gejala toksik pada pengamatan sampai 7 hari.10

Uji toksisitas akut terhadap ekstrak etanol 96% daun bangun-bangun pada tikus albino jantan dan betina (n=6) dosis sampai 3.000 mg/kg BB peroral tidak menunjukkan adanya kematian, perubahan perilaku dan gejala toksik pada pengamatan sampai 24 jam.11

Toksisitas Jangka Pendek

Uji toksisitas subkronis terhadap ekstrak metanol daun bangun-bangun pada pada mencit Balb C betina (n=6) dosis 200, 400 mg/kg kg BB peroral selama 28 hari memperlihatkan tidak teramati adanya kematian, perubahan yang signifikan berat badan, hematologi, biokimia darah dan histopatologi.10

Toksisitas Subkronis

Belum diperoleh data

Toksisitas Kronis

Belum diperoleh data

Toksisitas pada Organ Khusus

Belum diperoleh data

Uji Mutagenisitas

Belum diperoleh data

Uji Teratogenisitas

Belum diperoleh data

Uji Karsinogenisitas

Belum diperoleh data

Uji Alergenisitas

Belum diperoleh data

Kontraindikasi

Belum diperoleh data

Efek yang Tidak Diinginkan

Tidak ada laporan mengenai efek samping selama konsumsi daun bangun-bangun 3x sehari selama 40 hari yang dikonsumsi sebagai sayuran.9

Peringatan

Belum diperoleh data

Interaksi Obat

Belum diperoleh data

Uji Pre Klinik In Vivo

Uji aktivitas ekstrak daun bangun-bangun dosis 0, 20, 40, 60 dan 80 g/kg BB peroral pada tikus putih betina galur Wistar menyusui setiap dua hari sekali selama 26 hari secara signifikan meningkatkan bobot kelenjar mamae dan berat anak tikus, serta menurunkan total protein serum dibandingkan kontrol yang diberikan molocco dan vitamin B12. 6

Uji Klinik

Uji klinis daun bangun-bangun dosis 150 g/hari dalam bentuk sop pada 75 orang ibu yang diberikan selama 30 hari setelah melahirkan, menunjukkan peningkatan volume Air Susu Ibu (ASI) sebesar 65% setelah minggu ke-2 pemberian, sebagai pembanding diberikan suplemen tablet Molocco+B12™ 3 kali sehari 1 tablet dan kapsul yang berisi serbuk biji adas 600 mg 3 kali sehari 1 kapsul meningkatkan volume ASI berturut – turut sebesar 10% dan 20%.7

Enam belas ibu melahirkan dibagi secara acak menjadi 4 kelompok A, B, C, dan D. Pada hari ke-4 sampai 24 setelah melahirkan kelompok A mengkonsumsi makanan sehari-hari, sedangkan kelompok B, C dan D diberikan masing-masing makanan sehari-hari dan berturut-turut daun segar bangun-bangun (150) g tiap 2 hari, kaplet ‘Lancar ASI’ 3x sehari, dan pil ‘Moloco’ berisi vitamin B12 3x sehari. Pada hari ke 25-31 setelah melahirkan semua kelompok tersebut kembali mengkonsumsi makanan sehari-hari seperti biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok B menghasilkan total volume ASI paling tinggi (749,2 mL) dan berbeda secara signifikan (p<0,05) dibandingkan kelompok A (508,3 mL), C (581,1 mL), dan D (548,8 mL). Penelitian komposisi ASI menunjukkan bahwa kandungan zat besi dan kalium lebih tinggi pada kelompok B.8

Penyiapan dan Dosis

Daun bangun-bangun 150 g disiapkan sebagai sup yang dikonsumsi 3x sehari.9

Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering di dalam wadah tertutup rapat, jauh dari jangkauan anak-anak.

INFORMASI UMUM TUMBUHAN OBAT
Acuan Sediaan Herbal. Volume Kedelapan Edisi Pertama. 2014. Jakarta: Direktorat Obat Asli Indonesia, Badan POM RI.

PROFIL KEAMANAN
Acuan Sediaan Herbal. Volume Kedelapan Edisi Pertama. 2014. Jakarta: Direktorat Obat Asli Indonesia, Badan POM RI.

AKTIVITAS FARMAKOLOGI PELANCAR ASI
Badan POM RI, Acuan Sediaan Herbal, Volume 8, Edisi 1, 2014, disusun dari berbagai sumber yaitu:

  1. Rahayu, M., 1999. Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng.In: de Padua, L.S., Bunyapraphatsara, N. and Lemmens, R.H.M.J. (Editors). Plant Resources of South-East Asia No. 12(1): Medicinal and poisonous plants 1. Backhuys Publisher, Leiden, The Netherlands, pp. 407-408.
  2. Medicinal herbs index in Indonesia, 2nd ed. Jakarta: PT Eisai Indonesia; 1995: p.259.
  3. Khare RS, Banerjee S, Kundu K. Coleus aromaticus Benth – A Nutritive Medicinal Plant of Potential Therapeutic Value. IJPBS, 2011 (2)3:488-500.
  4. Backer, C. A. & Bakhuizen van den Brink Jr., R. C.1965. Flora of Java II: 149 Wolters –Noordhoff N. V. – Groningen – The Netherlands.
  5. Cuban Oregano (Plectranthus amboinicus)
  6. .[cited 2013 Nov 4]. Available from: http://www.vegtalk.org/spices-and-herbs/cuban-oreganoplectranthus-amboinicus-t2159.html
  7. Melva Silitonga. Pengaruh ekstrak daun jinten (Coleus Amboinicus Lour) terhadap aktivitas kelenjar mammae, kadar protein serum dan pertambahan berat badan kelompok anak pada tikus laktasi. Saintika (Jurnal Penelitian). Penerbit: Medan, Lembaga Penelitian Universitas Negeri Medan. 2002, Volume 2 No. 1 hal 41-48
  8. Damanik R, Wahlqvist ML,Wattanapenpaiboon N. Lactagogue effects of Torbangun, a Bataknese traditional cuisine. Asia Pac J Clin Nutr. 2006;15 (2):267-274.
  9. Santosa, Christin M. Pengaruh Konsumsi Daun Bangun-bangun (Coleus amboinicus, L) Terhadap Potensi Sekresi ASI dan Komposisinya Pada Ibu Menyusui. Majalah Farmasi Indonesia. 2002, 13 (3):133-139.
  10. R. Damanik et al. 2001. Consumption of bangun-bangun leaves (Coleus amboinicus Lour) to increase breast milk production among Batakneese women in North Sumatra Island, Indonesia. Proceedings of the Nutrition Society of Australia (2001) 25.
  11. Preeja G. Pillaia, P. Suresha, Gitanjali Mishrab, and M. Annapurnaa. Pharmacognostical standardization and toxicity profile of the methanolic leaf extract of Plectranthus amboinicus (Lour) Spreng. European Journal of Experimental Biology, 2011, 1 (3):236-245.
  12. Smita Shenoy, Hemanth Kumar, Thashma, Veena Nayak, Krishnananda Prabhu, Priya Pai, Indu Warrier, Somayaji ,Venu Madhav, KL Bairy, Anoop Kishore. Hepatoprotective activity of Plectranthus amboinicus against paracetamol induced hepatotoxicity in rats. International Journal of Pharmacology and Clinical Sciences. 2012,1(2):32-38.

FOTO
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d7/Plectranthus_amboinicus_(2).JPG