Pencarian berdasarkan kata kunci.






Pencarian berdasarkan nama.

A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z

Informasi Umum Tanaman Obat

Dadap ayam

Nama Indonesia: Dadap ayam

Nama Latin: Erythrina variegata L.

Nama Daerah: Galala itama (Melayu) Dadap blendung (Sunda) Dadap ayam (Jawa) Dalundung Ngolala datatoka (Halrnahera) Galala kokolu (Temate) Lola kahori (Tidore)

Nama Asing:
Habitus berupa pohon, tinggi ±25 m. Batang berkayu, berduri tempel, kulit kayu mudah mengelupas, hijau keputih-putihan. Daun majemuk, anak daun tiga.bulat telur, pangkal tumpul, tepi rata, panjang 20-30 cm, lebar 4-10 cm, tangkai panjang 10-15 cm, hijau. Bunga majemuk, bentuk tandan, tumbuh di ujung batang, daun pelindung cepat gugur, langkai pendek, kelopak bentuk corong, mahkota panjang 8 cm, bentuk kupu-kupu benang sari sepuluh, panjang 5-7 cm, kuning, putik satu, merah. Buah polong. berambut, panjang

Lihat Detail >
Dadap serep

Nama Indonesia: Dadap serep

Nama Latin: Erythrina lithosperma Miq.

Nama Daerah: Dadap minyak (Melayu); Dadap cangkring (Sunda); Dadap serep (Jawa); Dhadhak, cangkring (Madura).

Nama Asing:
Habitus berupa pohon, tinggi 15-20 m. Batang tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, licin, hijau berbintik-bintik putih. Daun majemuk, bersilang, segi tiga, tepi rata, ujung meruncing, pangkal membulat hampir rata, bertangkai silindris, panjang 12-14 cm, hijau, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 6-12 cm, kelopak bentuk tabung ujung bercangap, hijau, benang sari halus, coklat, tangkai putik silindris, panjang 2-2,5 cm, hijau, kepala putik bulat merunci

Lihat Detail >
Damar

Nama Indonesia: Damar

Nama Latin: Agathis dammara Warb.

Nama Daerah: Damar minyak (Melayu) Bebulu (Bangka) Ki damar (Sunda) Damar (Jawa) Pohon damar (Manado) Kayu damara (Makasar) Kamar (Arnbon) Hate salo bobudo (Ternate)

Nama Asing:
Habitus berupa pohon, tahunan, tinggi 30-40 m. Batang tegak, berkayu, bulat, lurus, berlentisel, bergetah, abu-abu. Daun tunggal, berhadapan, lonjong, tebal, tepi rata, ujung dan pangkal runcing, panjang ±10 cm, lebar ±5 cm, pertulangan menyirip, tangkai panjang ±2 cm, hijau mengkilat. Bunga majemuk, berumah satu, bunga jantan bertumpuk pada tunas yang muda, silindris, ujung runcing, bersisik, merah kecoklatan. Buah lonjong, berperisai pipih seperti sisik, panjang ±6 mm, putih kekuningan. Biji pipih, putih. Akar tung

Lihat Detail >
Darowak, Talok

Nama Indonesia: Darowak, Talok

Nama Latin: Microcos tomentosa J.E. Smith

Nama Daerah:

Nama Asing: Chenderai, Bunsi, Damak damak (Malaysia); Danglin (Philippines); Tayaw (Myanmar); Po-lai, Po-muen, Yap (Thailand).
Semak atau pohon lebat, hingga 17 m dan sampai dengan 40 cm diameter batang mahkota hijau agak membosankan padat, bulat atau silinder. Kulit abu-abu gelap sampai kecoklatan sedikit berkerak. Cabang melengkung keluar dan melorot, batang sering bergalur. Daun bulat telur terbalik 7,5 – 20 cm x 3-9 cm, berbulu di kedua sisi, margin bergerigi, berombak, untuk seluruh di bagian bawah 3-saraf dari dasar daun, kelopak segitiga, 2-3 mm x 0,5 mm. Buah bulat sampai lonjong, berbiji, 1 – 1,5 cm x 0,5 – 1 cm kulit berbulu, kasar, hijau, mengubah hitam keti

Lihat Detail >
Daun ceguk

Nama Indonesia: Daun ceguk

Nama Latin: Quisqualis indica Linn.

Nama Daerah: Wudani (Melayu); Bidani (Sunda), Ceguk (Jawa Tengah); Rabet dani (Madura); Tigao (Bugis); Kunyi rhabet (Kangean).

Nama Asing: Rangoon creeper
Habitus berupa liana berkayu, membelit, tingginya 3-6 m, percabangan banyak, berambut, berduri. Daun tunggal, tersusun spiral atau sebagian agak berkarang, yang letaknya dekat perbungaan hampir berhadapan, membundar telur sampai lonjong, panjang 5-18,5 cm, lebar 2,5-9 cm; panjang tangkai 0,5-2 cm. Bunga majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun dan di ujung cabang, panjang 2,5-21 cm; daun pelindung berambut halus, panjang 4-22 mm, lebar 2-10 mm; dasar bunga 3,5-8 cm, lurus atau melengkung, hijau kekuningan, berambut; kelopak bercuping 5, bersegi ti

Lihat Detail >
Daun dewa

Nama Indonesia: Daun dewa

Nama Latin: Gynura segetum (Lour.) Merr.

Nama Daerah: Beluntas cina (Sumatra)

Nama Asing: –
Habitus berupa herba menahun, tegak, dengan tinggi 20-50 cm, berdaging, ciri khusus dengan daun meroset dan batang tunggal, berbulu. Daun tunggal, membundar telur sungsang, menjorong atau membundar telur, dengan panjang 7-40 cm, lebar 1,5-12 cm, pangkal meruncing, tepi rata atau bergerigi, panjang tangkai daun 0,3-3 cm, roset daun bagian atas lebih bertakuk, berukuran sedikit lebih kecil, berbulu pada kedua permukaannya; perbungaan tunggal atau bercabang 1-2, bongkol bunga berkelompok lepas terdiri dari 1-5 percabang, bongk

Lihat Detail >
Daun duduk

Nama Indonesia: Daun duduk

Nama Latin: Desmodium triquetrum Dc.

Nama Daerah: Daun duduk (Melayu); Genteng cangkeng (Sunda); Daun duduk (Jawa).

Nama Asing:
Habitus berupa perdu, tinggi ±3 m. Batang berkayu, bulat, beruas, permukaan kasar, percabangan simpodial, diameter ±2 cm, coklat. Daun tunggal, berseling, berdaun penumpu, lanset, ujung meruncing, tepi rata, pangkal rata, panjang 10-20 cm, lebar 1,5-2 cm, pertulangan menyirip, masih muda coklat setelah tua hijau. Bunga majemuk, malai, tumbuh di ujung batang, kelopak hijau, pangkal berlekatan, ujung pecah menjadi tiga, berbulu, mahkota putih keunguan berbentuk kupu-kupu, berbulu halus, benang sari tiga, pangkal

Lihat Detail >
Daun encok

Nama Indonesia: Daun encok

Nama Latin: Plumbago zeylanica L.

Nama Daerah: Daun encok (Melayu); Ki encok (Sunda); Godong encok (Jawa Tengah); Kareka (Madura); Bama (Bali); Oporio (Timor).

Nama Asing: –
Habitus berupa perdu tahunan dengan tinggi ±2 m. Batang berkayu, bulat, licin, beralurdan bercabang, batang berwarna hijau. Daun bertipe tunggal berbentuk bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berombak, permukaan licin,berbulu, berseling, panjang 3-7 cm, lebar 2-3 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda. Bunga majemuk terletak di ujung batang. Kelopak bunga berwarna hijau, berbulu. Mahkota bunga kecil, benang sari lima, tangkai sari ±2 cm, putih, kepala sari ungu, putik satu, p

Lihat Detail >
Daun gedi

Nama Indonesia: Daun gedi

Nama Latin: Abelmoschus manihot Medic.

Nama Daerah: Minah (Melayu); Nating (Sulawesi); Diu (Gorontalo); Degi (Ternate)

Nama Asing:
Habitus berupa semak, tegak, menahun, tinggi 1,5-7,5 m, cabang hijau keabu-abuan. Daun tunggal, berseling, membundar telur-lonjong, tulang daun menjari, pangkal bentuk jantung, berbagi 5-7, panjang 10-25 cm, lebar 5-30 cm; panjang tangkai 2-60 cm. Perbungaan di ujung ranting atau di ketiak daun berupa tandan, panjang gagang 1-5 cm; daun pelindung 4-6, umumnya 5 helai, panjang 2-3 cm, lebar 0,5-1 cm, berambut di kedua sisinya; kelopak bergigi 5; helaian mahkota berwarna kuning dan dibagian tengahnya merah ati, panjang 3,5-8

Lihat Detail >
Daun jinten

Nama Indonesia: Daun jinten

Nama Latin: Plectranthus amboinicus Lour (Lour.) Spreng.

Nama Daerah: Bangun-bangun (Batak); Sukan (Melayu); Ajiran (Sunda); Daun jinten (Jawa Tengah); Daun kambing (Madura); Iwak (Bali); Kunu etu (Timor).

Nama Asing:
Habitus berupa tumbuhan semak, menjalarhingga 100 cm. Batangnya berkayu, lunak, beruas-ruas, ruas yang menempel di tanah akan tumbuh akar, batang mudah patah, penampang bulat, diameter pangkal ±15 mm, tengah 10 mm dan ujung ±5 mm, batang yang masih muda berambut kasar, percabangan simpodial, warna batang hijau pucat. Daun tunggal, mudah patah, bentuk bulat telur agak bundar atau mengginjal, tebal, tepi beringgit, ujung dan pangkal membulat, berambut, panjang 6,5-7 cm, lebar 5,5-6,5 cm, tangkai panjang 2,4-3 cm, pertulangan menyiri

Lihat Detail >
  • PAGE :